Rangkaian ini merupakan sistem kontrol berbasis mikrokontroler STM32 Nucleo C031C6 yang berfungsi untuk memonitor keberadaan api dan level air dalam tangki, sekaligus mengendalikan pompa sebagai aktuator utama.
Pada kondisi normal, float sensor digunakan untuk mendeteksi ketinggian air dalam tangki. Ketika air belum penuh, mikrokontroler akan mengaktifkan relay sehingga pompa menyala dan mengisi tangki. Sebaliknya, ketika air sudah mencapai batas penuh, float sensor akan memberikan sinyal ke mikrokontroler untuk mematikan relay, sehingga pompa berhenti bekerja.
Namun, sistem ini juga dilengkapi dengan flame sensor sebagai fitur pengaman. Flame sensor memiliki prioritas utama dalam sistem. Ketika flame sensor mendeteksi adanya api, mikrokontroler langsung merespons kondisi tersebut sebagai keadaan darurat, tanpa memperhatikan kondisi level air.
Pada saat terdeteksi api, mikrokontroler akan segera mematikan relay sehingga pompa berhenti, meskipun tangki belum penuh. Selain itu, LED akan menyala dan buzzer akan berbunyi sebagai tanda peringatan bahaya.
Buatlah rangkaian seperti pada gambar percobaan 4 dengan kondisi ketika flame sensor mendeteksi api meskipun tangki belum penuh, maka pompa langsung mati sebagai sistem pengaman.
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Percobaan a) Prosedur b) Rangkaian simulasi c) Video Simulasi 6. Download File 1. Pendahuluan [kembali] Analisis garis muatan (load line analysis) adalah teknik yang digunakan dalam elektronika untuk memahami karakteristik operasional suatu rangkaian elektronik yang diberi beban. Rangkaian elektronik sering kali terdiri dari sumber daya (misalnya sumber tegangan atau arus) dan beban (seperti resistor, dioda, atau transistor). Load line analysis membantu dalam menentukan titik kerja (operating point) dari komponen aktif. Dioda adalah komponen semikonduktor dengan dua terminal, anoda dan katoda, yang biasa digunakan untuk mengatur arus dalam satu arah (dari anoda ke katoda) dan memblokir arus dalam arah yang berlawanan. Dioda merupakan salah satu komponen dasar ele...
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Percobaan a) Prosedur b) Rangkaian simulasi c) Video Simulasi 6. Download File 1. Pendahuluan [kembali] Shockley berhasil menyusun teori mengenai transistor persambungan dalam tahun 1949 dan piranti yang pertama dihasilkan dalam tahun 1951. Secara umum ada 2 macam jenis transistor : 1. Bipolar adalah transistor yang membawa muatan listrik berupa hole dan e- . Transistor bipolar ada dua tipe yaitu NPN dan PNP. 2. Unipolar: Transistor yang membawa muatan listrik berupa hole atau e- . Transistor unipolar ada dua tipe yaitu channel n dan channel p. Pada kali ini, kita menggunakan transistor bertipe NPN yang merupakan transistor tipe bipolar yang menggunakan listrik berupa hole dan e- . 2. Tujuan [kembali] Mampu menganalisis rangkaian Transistor Mampu membedakan rangkaian Trans...
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan Bahan 4. Dasar Teori 5. Percobaan a) Prosedur b) Rangkaian simulasi c) Video Simulasi 6. Download File 1. Pendahuluan [kembali] Seperti yang telah kita bahas pada Bab 2 mengenai dioda, memberikan penjelasan mendalam tentang berbagai aplikasi dari Transistor Bipolar Junction (BJT) akan menjadi tugas yang sangat kompleks. Namun, dalam konteks ini, beberapa contoh aplikasi dipilih untuk menggambarkan bagaimana karakteristik BJT digunakan dalam berbagai fungsi. Ketika kita mengamati jaringan yang kompleks, seringkali kita akan menemukan transistor yang digunakan dengan ketiga terminalnya tidak terhubung dalam jaringan—terutama terminal kolektor. Dalam situasi seperti ini, kemungkinan besar transistor tersebut digunakan sebagai dioda daripada sebagai transistor. Ada beberapa alasan penggunaan seperti ini, termasuk fakta ...
Komentar
Posting Komentar